Time Management


Zaman dulu saya TK dan SD, saya ke sekolah diantar pak becak.

Pak Ladi namanya.

Pikir-pikir, beliau adalah orang yang sangat berjasa dalam perjalanan saya menuntut ilmu.

Bayangkan, ngantar saya dari TK nol kecil, sampai saya kelas 5 SD.

Termasuk, ngantar saya ke sekolah minggu, les bahasa inggris, dan les aritmatika.

Lain kali, saya akan cerita lebih banyak tentang Pak Ladi.



Malam ini, saya akan cerita tentang pelajaran sederhana yang sudah Pak Ladi ajarkan ke saya.

Yup, pelajaran yang akhirnya disadari oleh saya, hampir 18 tahun setelah pelajaran itu diberikan.



Pak Ladi itu bagi saya, adalah pak becak favorit. Sudah sepuh, dan kata mama, seusia kakek saya.

Kenapa favorit? Salah satunya adalah kata Pak Ladi suka bercerita.

Dan, menurut saya ceritanya menyenangkan, seru, dan yang paling penting dalam perasaan anak usia 5 tahun saat itu adalah: ceritanya tidak menggurui.

Pak Ladi suka cerita zaman jadi tentara di zaman penjajahan Jepang. Latihan baris-berbaris. Perang.

Pak Ladi juga suka cerita tentang aktivitasnya di masjid, yang selalu kebagian sembahyang adzan subuh di masjid kampung. Lalu, suka memberi petuah, dalam bahasa yang menyenangkan buat didengar telinga kecil saya waktu itu.



Nah, yang sekarang mau dibahas di sini, adalah nasihatnya tentang waktu.



Entah kenapa, tadi sore, seperti diputar-putar di kepala saya:

"Satu hari itu ada 24 jam.  Kalau kamu sudah belajar pembagian, maka waktu sebenarnya bisa dibagi 3: waktu bekerja, waktu belajar, dan waktu istirahat. Masing-masing harus seimbang, 8 jam."

"Tapi aku kan gak kerja?" kata saya.

"Nah, kalau kamu masih kecil, waktu bekerja bisa diganti waktu bermain. Tapi, juga sama peraturannya. Waktunya main sudah ada, jadi tidak boleh lupa dengan waktu belajarnya. Ngerti Eka?"

Dan, kepala kecil saya mengangguk-angguk, seolah paham dengan apa yang dikatakan Pak Ladi.



Hhh... Sekarang, 18 tahun setelah percakapan itu...



Saya mikir bahwa simple amat ya pembagian waktu buat Pak Ladi, pak becak saya itu.

Saya yakin, pak Ladi gak pernah dengar tentang ilmu yang sekarang disebut time management.

Dan baginya, peraturan pembagian waktunya sederhana saja.

Bekerja, Belajar, Istirahat.

Semua harus seimbang.



Hhh...



Maka, saya penasaran, apa yang kira-kira akan dia katakan jika tau pola pembagian waktu saya sekarang ini?



"Pak Ladi, saya kesulitan membagi waktu saya  seperti pesan Bapak. Padahal 24 jam yang Bbapak punya, dan 24 jam yang saya punya, jumlahnya sama. Pak Ladi, saya inginnya waktu yang 24 jam itu bisa dibagi 4. Walaupun saya sekarang bekerja, saya ingin saya tetap punya waktu bermain. Dan, beneran pak, saya ingin waktu bekerja, belajar, bermain, dan istirahat saya itu seimbang porsinya."



Ugh!



Surabaya, 08/06/12

22.34

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Das Sollen vs Das Sein (1)

Main Kata (1) : MIMPI

Date a Girl Who Reads