Nikah
Eaaa..
Ini yang baca judulnya pasti mesem dikit.
Haha.. Soalnya saya mesem dikit, waktu ngetik judul itu. =)
What a powerful word, right?
1 kata yang mengubah hidup seseorang.
Hmm.. Yeah, I think.
Kan, konon ceritanya seh begitu ya.
Dan, saya kok percaya, hal itu benar adanya.
Malam ini saya dapat wangsit buat nulis tentang 'nikah' karena..
--> 2 orang gadis di kantor saya lagi galau tentang nikah.
Yang satu, rencana nikah September, dan ribetnya ia. Yang satu, bingung,
menerima tawaran menikah dari kekasihnya atau tidak.
--> 2 minggu ini saya dapat undangan nikah. Dan undangan
nikah lagi berserak di berbagai tempat yang saya temui..
--> Admin kantor tau-tau nyeletuk, "Kalo nikah itu ya
Ka, jangan sama yang seumuran.. Lebih tua atau lebih muda sekalian.. Kalo lebih
tua, ngemong. Kalo lebih muda, biasanya lebih sayang.."
--> Kemarin saya lihat gaun pengantin Vera Wang yang cantik
di facebook teman KKN.
--> Kemarin saya tahu, kalo adik angkatan kuliah sudah ada
yang melepas masa lajangnya.
--> 1 teman saya, sore tadi, ga ada angin dan ujan, tiba-tiba
BBM, dan bertanya, "Bener atau salah, nikah sama duda?"
--> Hari ini saya dua kali ngedenger lagu Marry You nya Bruno
Mars.
Gak tahu ya. Kaya tiba-tiba topik 'nikah' itu beredar di
sekeliling saya.
Dan, saya jadi ikut kepikiran tentang nikah.
Apa yang saya pikirkan..
Hmm..
Hmm..
Hmm..
*bingung mau mikir apa*
*bingung nulis yang saya pikirkan*
*nulisin tentang 'nikah' aja belum siap*
*gimana ini*
Aaarr,, mendadak galau.
Surabaya, 26/06/12
Nb. Sebenernya ini yang berkelebatan di otak saya, 5W 1H.
Kapan nikah? Siapa orangnya? Dimana saya akan ketemu yang akan
saya nikahi dan menikahi saya? Apa yang membuat saya nantinya menikah? Mengapa
saya memilih orang itu? Bagaimana ceritanya hingga akhirnya saya menikah?
Kata tanya sederhana, yang jawabannya complicated.

Nah. Begitulah.
Maka tulisan absurd tentang nikah ini,
terjadilah. =.="
Komentar
Posting Komentar