Si Konservatif yang Manis
Sabtu lalu, saya menemani teman buat beli kado ulang tahun ayahnya. Kami mencari sebuah jam tangan. "Aku pengen yang klasik, simpel, tapi manis." Oke. Maka demikianlah, kami putar-putar plasa di Surabaya. Toko pertama. Lihat di etalase. Tanya rekomendasi penjual. Lihat katalog. Yup. Ada 1 yang tertambat. Klasik, elegan, terkenal, dan yaah.. Lumayan mahal. Apa teman saya merasa oke dengan jam pertamanya ini? "Hmm, kita lihat di tempat yang lain dulu ya.." Oke. Ragu-ragu . Maka, pergilah kami ke toko kedua . Ada dua yang mencuri perhatian. Merk yang terkenal dengan mutu bagus. Cakep modelnya. Harga pun oke. Sempat dilema sesaat untuk memilih satu saja. "Kalo jam nya kaya gini, aku juga mau." katanya, antusias kepengen. Saya geleng kepala. "Ya.. Ya.. Buat bapak. " katanya, selanjutnya. Dua jam tangan itu sama bagusnya. Hanya, jam pertama itu auranya 'muda'. Jam kedua bera...