Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2011

Juz fall in Love..

You aren't  my boyfriend. But, i love ur hugs, ur smiles, ur advices, ur words, ur kindness, and times we share together. I juz fall in love with our friendship.  

Paradoks of Our Time

The paradox of our time in history is that we have taller buildings, but shorter tempers; wider freeways, but narrower viewpoints; we spend more, but have less; we buy more, but enjoy it less. We have bigger houses and smaller families; more conveniences, but less time; we have more degrees, but less sense; more knowledge, but less judgment; more experts, but more problems; more medicine, but less wellness. We drink too much, smoke too much, spend too recklessly, laugh too little, drive too fast, get too angry too quickly, stay up too late, get up too tired, read too little, watch TV too much, and pray too seldom. We have multiplied our possessions, but reduced our values. We talk too much, love too seldom, and hate too often. We've learned how to make a living, but not a life; We've added years to life, not life to years. We've been all the way to the moon and back, but have trouble crossing  the street to meet the new neighbor. *dikutip da...

In a Simple Way..

Hari hari ini, mau tak mau, saya dipaksa untuk tahu, bahwa jangan-jangan, kebahagiaan itu terletak pada perkara-perkara sederhana. Melepas sepatu cantik, menggantinya bertelanjang kaki. Melambatkan motor yang laju, lalu menikmati langit biru. Sayur asam, tempe, ikan asin, dan sambal di siang hari. Mandi lama. Tertawa. Berbagi. Mendoakan yang dicintai. 23 September 2011

Paradoks

Which one do you prefer? Makan sendirian di angkringan Makan di angkringan bersama teman Makan sendirian di pizza hut Makan di p*zza hut bersama teman Kondisi idealnya adalah gw akan milih buat makan di p*zza hut bersama teman. Makan enak. (walo enak itu sebenarnya relatif, seh..)   It sounds so fun. Bisa makan sambil bercanda-canda. Mainan saus dalam botol. Ngobrol.   Iseng nyampurin topping keju ke cola temen gw.. (sumpah ini SMA abis, haha..) Cuma, well, kenyataan adalah gw ga dalam   kondisi ideal. Jadi, coret pilihan B. Gw punya pilihan kedua..   Dan, gw rasa pilihan ini masih jauuhh lebih baek dibanding pilihan yang lainnya. Gw dengan senang hati   akan   milih makan di angkringan berdua, ketimbang makan pizza tapi sendirian.. Persoalan makan buat gw bukan melulu soal taste. Isunya lebih gedhe dari sekadar rasa, bumbu, lauk dan pauk. Walopun cuma secuil ikan teri sama sambel, yah,, boleh lah nambah sate ceker dan tempe bakar, Gw pred...

How to make people DO what u want...

Hari ini saya belajar satu ilmu baru. Ilmu sederhana sebenarnya, yang mungkin juga bisa ditemui lewat interaksi dengan teman, orang tua, kekasih, musuh, dan beragam pihak lainnya. Tapi, sayangnya, mungkin saya gak cukup care sebelumnya, dengan pentingnya ilmu ini. Jadi, hari ini, saya seperti dapat penerangan (jreng jreng..), tentang how to make people do what u want. Pagi itu, kantor masih lumayan hiruk pikuk, suasana pagi yang ribut dan rame seperti biasa. Orang saling berteriak. Orang saling bicara. Orang bertelepon. Orang-orang sibuk dengan apa yang disebut jobdesk nya masing-masing. (baca: don't have enough time to care dengan job desk orang lain.) Nah, di pagi yang seperti itu, Bos besar saya, (*sebut saja beliau demikian, karena gak enak juga kalo disebut saja Bunga, Mawar, Melati.. hehe, Beliau kan bukan tokoh di koran-koran kriminal), memanggil saya dan rekan-rekan. Enam orang jumlah kami. Lima diantaranya baru (saya jelas termasuk disitu). "Kalian sud...

Koleksi Baru: Mengejar Senja (the Series)

Mengejar Senja (4) Brown Coffee, Senja, dan kamu. Mengejar Senja (5) Kali ini aku tak perlu buku untuk membunuh waktu.  Cukup senja. Dan, Kamu. Ya. Kamu, yang menari-nari dalam ingatan. 7 September 2011

Koleksi Lama: Traktiran

TRAKTIRAN Sehabis jalan-jalan, kita menepi. Makan. Di keramaian pinggir jalan. Kompleks pasar.  "Hwa kenyang. " kataku. Puas. Kamu tertawa. "Habis berapa ya makan sekenyang ini?" "Aku yang bayar." katamu, mantap menjawab. " Beneran mau bayar?" selidikku. " Iya." Matamu bulat besar menatapku. Tawa bersembunyi di sana. Aku mengernyit. Lalu, nyeletuk:  "Bukan karena aku perempuan kan?"

Koleksi Lama: Mengejar Senja (the series)

MENGEJAR SENJA PART 1 Kita bergerak mengejar senja. Air berarak di samping kita Mengiringi jalan kita yang katamu seperti menikmati gondola venesia. Bebek berbaris mengagumkan hati. Sepeda  tua dikemudikan di depan kita oleh penumpang yang telah termakan usia. Kita bicara apa saja, semaunya, dan tertawa-tawa. Tiba-tiba kau menyeletuk, "Pembuat jalan ini pasti masuk surga." 25 Juli 2009 MENGEJAR SENJA PART 2 Waktu usiaku genap 20, kau minta soreku. "Mari ke tempat yang membuat kita bisa mengejar senja," katamu.    Strawberry ranum dan gula pasir menjadi teman perjalanan.  Langit berarak merah dan aku suka.  "Selamat ulang tahun." Sebait lagu yang kusuka kau lantukan. Aku terkejut. Setelah semuanya, masih ada seuntai mawar kau berikan malu-malu.  Seiringnya kau berkata,  "Aku ingin berbagi rasa sayang yang tulus denganmu." Aq cuma terpana. Tak pernah berani memikirkanmu mengatakan itu sebelumnya. Di barat, pendar cahaya merupa langit. Matahar...

(happy) Working Girl..

Kerja adalah cinta, yang mengejawantah. (Kahlil Gibran) Orang bilang, jika kita sudah bekerja, saat itulah kita baru disebut memasuki fase hidup yang sebenarnya. Dulu, saya mengernyit dahi, dan meragukannya. Sekarang,, hhm.. Mungkin kata orang-orang itu lebih banyak benarnya (setidaknya bagi saya). Kerja adalah lembaran dunia baru. Dunia yang tidak (ups coret, koreksi menjadi BELUM) saya tahu. Saya kaget. shock. bingung. takut. Sekaligus juga tertantang. dan penasaran. Apapun itu, saya bertekad untuk menjadi saya yang bahagia dalam menghadapi kekagetan, keshockan, kebingungan, dan ketakutan itu dalam dunia kerja itu.  Apapun itu, saya bertekad untuk menjadi saya yang bahagia dalam menerima setiap tantangan dan menjawab rasa penasaran karenanya. Tentang dunia baru itu, bersamanya, saya mau menyerap pelajaran (hidup) sebanyak mungkin. Menyerahkan diri untuk ditempa. Dihajar pengalaman. Tentang semua proses di dunia baru itu, saya yakin akan memperoleh banyak cerita. Maka, disi...