Postingan

Menampilkan postingan dari 2012

Behind The Song: I Won't Let You Go

Gambar
Say those words, say those words like there’s Nothing else Close your eyes and you might believe That there is some way out And this love, just feel it And if this life won’t see it Sees no time to be alone, alone, yeah I won't let you go Surabaya, 27 Desember 2012 Note: I Won't Let You Go by James Morrison What a beautiful song, I love these lyrics too. =)

Hei Kamu Lelaki, Tenanglah.

Hei kamu lelaki, tenanglah.. Aku tidak pandai memasak, tapi kupastikan kamu tidak akan kelaparan. Aku tidak pandai memasak, tapi kupastikan saat kamu sakit dan mual, bukan indomie kuah yang akan kusajikan. Tenanglah, setidak-tidaknya bubur sayuran dan teh manis hangat yang akan ada di hadapan. Mungkin, tidak semewah bubur santan kaldu buatan ibumu. Tapi, lelaki, percayalah.. Kuupayakan terbaik yang kumampu. Hei kamu lelaki, tenanglah.. Aku mungkin ceroboh dan lupa meninggalkan barang kesukaanmu, Tapi kupastikan saat kau sakit, aku punya perlengkapan yang kauperlu. Barangkali obat sakit kepala, hingga minyak angin yang akan kau tolak mentah-mentah. Dan ya, akan kupaksa kau tetap menggunakannya. Walau itu artinya berhadapan dulu dengan cemberut bibirmu. Karena bagiku, kesehatanmu itu yang pertama dan nomor satu. Hei kamu lelaki, tenanglah.. Tuturku tidak lembut memanjakan, tapi kupastikan kamu tidak akan sendirian. Akan kutemani kamu berbincang-binca...

Rindu

Sabtu. 28 hari lalu. Malam seperti ini. Dan kamu. When you too in love to let it go If you never try you will never know Just what your worth Lights will guide you home And ignite your bones And I will try to fix you Karena rindu, seringkali menjelma dalam lagu. 15 12 12

Saya ini Aneh.

Setelah saya pikir-pikir dan rasa-rasa, saya ini adalah type perempuan aneh. Ya. Aneh. Akuilah. Salah satu keanehan saya adalah dalam hal menentukan tujuan. Seringkali, saya hanya bertumpu pada tujuan yang kesannya remeh temeh. Tujuan yang penting gak penting. Dunno. Mungkin dengan tujuan sederhana, saya merasa jadi lebih leluasa dan tidak terpaksa untuk berjuang memperolehnya. Mungkin. Buat yang masih absurd dengan yang saya ceritakan di atas. Berikut ini saya ceritakan percontohannya. Misalnya, zaman dulu saya niat bikin skripsi itu. Niat milih dan mikir topik dan judul skripsi. Jumpalitan cari dan analisis data. Rajin bimbingan Senin -Kamis. Dan berusaha dapat nilai A adalah bukan demi nilai A itu. Saya bukan tipe gadis pengejar nilai A, sodara. Saya tipe sesuatu dibalik nilai A. Hahaha.. Piye iki bahasane? Nah. Tentang nilai A di skripsi, I have my own mission. Misi kecil. Tujuan kenapa saya kudu dapat A. Apakah itu sodara? Nah, saya beri tahu,...

#katamama

Berikut ini beragam petuah dari mama, yang hendak saya scripta manentkan. Kudunya listnya akan terus bertambah, hehehe.. Tapi, mungkin juga tidak juga, soalnya kalo saya ingat-ingat lagi sekarang, petuah mama itu sebenarnya di sekitaran bilangan-bilangan itu saja. Well. We'll see. =) 10 petuah mama ialah: 1. Jangan lupa berdoa. Mama itu ga pernah secara spesifik memberi petunjuk kapan harus berdoa. Beliau juga gak pernah bilang, kamu kudu berdoa sebelum makan, sebelum tidur, bangun tidur, atau kapan. Mama yang aneh ya? Nggg. Tapi mama selalu rajin ingetin saya, "Jangan lupa berdoa." Dan, saya mengartikan itu artinya berdoa kapan saja. 2. Hidup itu seperti roda. Berputar. Kadang di atas. Kadang di bawah. Gak mungkin orang hidup senang terus, atau susah terus. Ini salah satu petuah favourite mama juga. Dan, ya, saya rasa benar. Yang penting dalam segala situasi, ingat untuk kembali pada petuah pertama di atas. Hehehehe... 3. Bersyukur. Kalau saya lagi dapa...

DIALOGUE 3: Sekolah Hidup

Teman (S2) : Kalo kamu ga sekolah lagi? Nona muda : Lho.. Ini sedang sekolah juga. Teman : Sekolah apa? Nona muda : Sekolah hidup. Surabaya, 10 Desember 2012

Semoga hati saya seperti kaki

Gambar
Jadi, pagi tadi saya berdoa, Semoga hati ini seperti kaki, Memang harus pernah jatuh, supaya kuat berdiri. Semoga hati ini seperti kaki, Bisa lelah tertatih, tapi nanti bisa melangkah lagi. Semoga hati ini seperti kaki, Setelah dilatih, Pada akhirnya, bisa berdiri, melangkah, berlari. Surabaya, 9 Desember 2012

Tentang SEX

Poin 1: Katanya, sex itu variabel penting dalam hidup pernikahan. Thats why, temen kantor saya panik cari obat untuk menghentikan mensnya yang baru datang 3 jam lalu, karena suaminya -yang notabene cuma ketemu dia 2 minggu sekali- akan datang 'ngapelin' dia 2 jam lagi. Poin 2: Paham ketimuran berpendapat bahwa sex itu saru. Harus diakui bahwa sex itu masih tabu buat dibicarakan secara terbuka bagi sebagian besar kalangan yang sudah menikah, apalagi yang belum. Nah, ngomongin aja saru, apalagi learning by doing. Intinya, sex itu tidak dihalalkan sebelum ikatan pernikahan. Poin 3: Pacaran itu katanya masa penyesuaian dan masa perkenalan. Kalo pacarmu berantakan dan jorok, selama masa pacaran kamu punya kesempatan berpikir, is it worth it to spend ur whole life with this person ? Kalo pacarmu ga bisa nyetir mobil, ada yang berpikir ulang, do u deal to live ur life with those man who can't drive ? Notes: Dibandingkan poin 1, ga ada tuh teman kantor saya yang sudah m...

Nona Muda : Kepo

Nona, kamu itu terlalu naif. Ingat-ingatlah. Pesanku sederhana. Rasa ingin tahu bisa membunuhmu. Mencengkerammu dalam prasangka dan kekhawatiran. Membawamu dalam perasaan 'tidak enak' yang menggelisahkan dirimu sendiri. Sudah. Bernafaslah. Surabaya, 12 November 2012

Banci!

Kenapa reaksi saya harus sekeras dan sefrontal itu ya ketika dihadapkan situasi semalem? Ceritanya, semalam, teman saya ada yang sedang curhat tentang ketidakberesan dan ketidakprofesionalan kerja suatu tim EO. Dia sedang curhat menggebu-gebu meluapkan segala kekesalan atas kekacauan kerja EO tersebut. Saya berasa sebelnya dia. Saya ngeeeeh banget EO itu emang gak semuanya baik dan menyenangkan. Dan, kalo pas ketemu jodoh EO yang kacaubalaubanget-banget, emang wajar dan paham klo emosi kita bisa dimainin sampe ke puncak ubun-ubun. Ada banyak kasus dimana harus berhadapan dengan situasi yang menyebalkan banget-banget, bikin rambut njegrak, dan rasanya pengen koproool saking emosinya. Fiuft. (ini saya sendiri setengah curhat ini ceritanya! Fiuft.) Nah. Waktu teman saya lagi cerita itu, saya tahu saya ga bener sih. Dilihat dari etika komunikasi antar manusia, emang tindakan saya ga bener. Ketika seseorang sedang berbicara denganmu, maka dengarkanlah ceritanya hingga tuntas. Keti...

Behind The Song: James Morrison

In love with James Morrison. Siap-siap ya, bakal banyak edisi behind the song James Morrison disini. =) Malang, 28 Oktober 2012 *selama ini aku kok ga ngeh se, kemana aja diriku?*

Teman

Gambar
“Friendship is born at that moment when one person says to another:  "What! You too? I thought I was the only one.”  ~C.S Lewis  friend in shoes. =)  Very great time with very great friend. Thank you, Sar.  *hug. Malang, 27 Okt 2012. 

Dialogue (2) : Looh.. Itu Cinta.

Nona muda : Aslinya liburan ini aku diajakin jalan berdua sama sobatku cowo.. Teman : Terus? Kenapa ga berangkat? Nona muda : Karena aku kepikiran perasaannya Tuan Muda.. Teman : Eaaa.. Eaaa.. Nona muda : Aku, dudul banget ya? Teman : Looh.. Itu cintaa.. Teman : Seperti katamu, aku kok sayang ya sama Tuan muda.. :D Nona muda : Asem. Emotnya gak usah girang gitu juga kali.. Teman : Owke. :D :D :D Nona muda : Sepertinya yang menentukan status kita itu, dan segala tindak tanduknya adalah, status hati kita ya.. Teman : Could be. Ada bapak-bapak udah nikah, tapi masih suka godain perawan kaya aku.. Nona muda : Could be. Statusnya pacaran tapi masih flirting sama orang lain.. Teman : Atau seperti kamu sekarang, Nona.. Gak jelas, tapi malah setia. Nona muda : Hahaha.....

Dialogue: Galau

Teman : Galau kenapa semalem? Me : Asmara. Teman : Kenapa asmaramu? Me : Galau. Kan, sesederhana itu. Teman : Istilahnya memang sederhana. Tapi, rasanya apa iya? Me : .... (berasa disawat ulekan) ...

Behind The Song: Waktu

Gambar
Ada waktu tertawa, ada waktu kecewa Musuhnya kami hanyalah waktu Ada waktu berjumpa, waktu mencinta, dan waktu berpisah *lirik yang bagus. :')* 

Cinta Terlarang- Rio Dewanto

Gambar
Cinta bisa datang kapan saja Biasanya dia hadir tiba-tiba Lalu semua berubah Hati ini menjadi resah ** Aku bukan manusia sempurna Namun ku masih miliki mimpi Ku tahu kau juga tak sempurna Namun berdua kita saling mengisi ** Ku tahu cinta ini terlarang Walau rasa ini tak sanggup ku pungkiri Ku harap kau mau mengerti Apa jadinya dunia Kalau mereka tahu tentang kita *nemu lagu enak. hehehe.. Dan, Rio Dewanto keren beud!*

Das Sollen vs Das Sein (2)

Gambar
Sudah membaca tulisan das sollen vs das sein saya yang sebelumnya? Anggap ini adalah kelanjutannya. Dengan konteks yang jauh lebih real. Pertanyaan yang lebih hmm.. apa istilahnya ya? Jujur dan terbuka barangkali? Dalam konteks hubungan 2 orang. Laki-laki dan perempuan. Sebut saja, kamu dan saya. Apa yang harus kita lakukan saat harapan saya tentang kamu tidak bertemu dengan kenyataan kamu yang saya idealkan? Begitupun harapanmu atas saya tidak bertemu dengan kondisi saya yang kamu idealkan? .... Sedang mikir dalem gitu. Lalu, ada sejenis suara kecil yang berbisik pada saya, “That’s why people need love to be together. And most of all, that’s why people need a commitment.” Pada dasarnya memperoleh kenyataan yang sama persis dengan yang kita idealkan itu tidak mungkin, kan? Dalam hubungan dua orang, tidak ada ceritanya, kamu sepenuhnya memenuhi harapan saya. Saya memenuhi sepenuhnya harapan kamu. Tidak ada. Dan, karena itulah, dua orang manusia yang sama-sama berha...

Das Sollen vs Das Sein (1)

Lucu. Dalam cara yang sinis, saya merasa apa yang saya alami dan rasakan sekarang ini, lucu. Saya jadi ingat bahwa istilah keilmuan sosial yang saya hafalkan pertama kali adalah, istilah ini. Das sollen dan Das Sein. Das sollen adalah apa yang kita harapkan, apa yang kita cita-citakan, keadaan ideal yang kita inginkan. Das sein adalah apa yang senyatanya terjadi, realitanya, keadaan yang sesungguhnya dihadapi saat ini. Dan, saya ingat, pak dosen ilmu sosial dasar berkata, “Objek kajian kalian adalah jarak di antara dua istilah itu. Masalah adalah kesenjangan antara apa yang diharapkan (das sollen) dan apa yang senyatanya terjadi (das sein).” Lucu. Dalam cara yang sinis, sore ini saya baru sadar bahwa kajian ilmu saya itu adalah untuk menjadi ahli dan cermat dalam menemukan masalah. Problem happens when u see the distance between the das sollen and the das sein. Yup! Temukanlah kesenjangannya, temukan masalahmu. Fiuft. Das sollen vs Das sein. Dua istilah ini kembali ...

Date a Girl Who Reads

Date a girl who reads. Date a girl who spends her money on books instead of clothes. She has problems with closet space because she has too many books. Date a girl who has a list of books she wants to read, who has had a library card since she was twelve. Find a girl who reads. You’ll know that she does because she will always have an unread book in her bag.She’s the one lovingly looking over the shelves in the bookstore, the one who quietly cries out when she finds the book she wants. You see the weird chick sniffing the pages of an old book in a second hand book shop? That’s the reader. They can never resist smelling the pages, especially when they are yellow. She’s the girl reading while waiting in that coffee shop down the street. If you take a peek at her mug, the non-dairy creamer is floating on top because she’s kind of engrossed already. Lost in a world of the author’s making. Sit down. She might give you a glare, as most girls who read do not like to be interrupted. ...

Main Kata (1) : MIMPI

Ada mimpi dalam kepe(mimpi)nan. Jakarta, 15 Oktober 2012 Note: Siapa sebenarnya pemimpin? Sepertinya, pemimpin itu pemimpi(n) juga. Pemimpi(n) yang memperjuangkan mimpinya dengan integritas, tanggung jawab, respek, dan antusiasme. Am I? Do u? Sebelum jadi pemimpin, pertanyaan ini sebaiknya kita jawab dlu, Sudah berani bermimpi? =)

Jalan Kaki

Saya baru menyadari kalo saya sudah lama   tidak keluar kos dengan jalan kaki. Sambil cuek menenteng payung, untuk hujan yang saya tunggu. Tapi, malam ini masih terlampau malu   (atau angkuh?) untuk berkunjung. Saya baru menyadari kalo saya sudah lama tidak keluar keluar kos dengan jalan kaki. Menghidupi langkah demi langkah yang saya tapaki. Menyusuri kenangan. Lalu, senyum-senyum untuk alasan yang cukup saya sendiri mengerti. Saya baru menyadari kalo saya sudah lama tidak keluar kos dengan jalan kaki. Sekadar untuk mencari penjual pulsa. Dan tidak keberatan untuk sedikit bersusah-susah mendapatkan kebutuhan saya. Saya baru menyadari kalo saya sudah lama tidak keluar kos dengan jalan kaki. Menuruti spontanitas yang menuntun saya berbelok ke warung kecil yang sudah sepi pengunjung. Menyadari kesukaan si penjual saat saya datang. Menikmati saat-saat seperti: Menunggui makanan dimasak, sambil melihat proses memotong sayurnya, ...

MALU!

Saya gak akan pernah bisa lupa hari ini. Dan, seumur hidup saya, kata-kata ini gak akan pernah terdengar sama lagi. Malu sumpah! Nyusruk ke tanah! Nanas. Tikus. Ikan. Aaaaaakkk!!! Lemes!!! *belajar itu.. ga salah ga belajar..* *dalih!* Sby, 27 09 12 *malu sumpah*

Cerita Indomieku: LDR

LDR is everywhere. Bahkan, mba pembantu baru di kosan pun LDR. Dan, barusan dia menyanyi 'sedih.. sedih.. rindu.. rindu hatiku..' Saya, sambil masak Indomie rasa ikan cakalang. Nguping curhatnya. Lalu refleks senyum-senyum, hingga akhirnya tertawa. Tawa garing. "Mba, kenapa ketawa?" tanyanya akhirnya, sewaktu saya menoleh padanya sambil memutar-mutar garpu. "Gapapa, mba." jawab saya. ".. Pacaran jarak jauh juga ya?" sambungnya. Saya masih ketawa. Dan, saya gak paham kenapa. *** Hey, kamu, are we in a relationship? So, I can answer her question that i'm in a long distance relationship too. *** Ini cerita Indomie ku. Bagaimana ceritamu? Surabaya, 24 September 2012

Airport

Baiklah. Saya akan mendedikasikan Minggu siang ini untuk sedikit corat coret tentang airport. It’s maybe just saying. Jadi kepengen nulis tentang airport karena barusan BBM an dengan teman kantor saya, yang barusan mengantar pacarnya ke airport. Balik lagi hubungan jarak jauh, Balikpapan-Surabaya, setelah ‘cuma’ sempat ketemu 7 hari. *Well. Pengen teriak disini. Tujuh hari itu gak cuma, temanku sayang..* “I hate airport.” Kata teman saya. Saya ngebaca statement itu dengan senyum saja. Saya beda pendapat soalnya. I love airport. Buat mata saya yang minus lima ini, hehe, everything looks beautiful in motion . Dan buat saya, di airport semua bergerak. Indah. Saya suka airport. Berada di tempat itu, bikin saya merasakan aura magis. Hehe. Yah. Itu tempat yang jadi pertemuan berbagai gejolak perasaan. Perjumpaan. Perpisahan. Antuasiasme. Kesedihan. Harapan. Petualangan. Rindu. Haru. Campur baur. Dan, saya suka aja merasakannya. Make me feel so alive ! Feel it! Rasain ...

Nona Muda: Question Mark

Optimist, or, Masochist. Question Mark (?) nb. optimist: a person with a positive outlook in life. masochist: someone who enjoys pain.

#rainbowforpeace Peace Generation

Gambar
Dear PisGen'ers, atau entahlah kita, saya-kamu- menyebutnya apa.. Pasti sedang riweh-riweh bergembira menyiapkan RainbowforPeace, hehehe.. Saya kebayang semangatnya. Kebayang capeknya (tapi pasti ga berasa). Kebayang asiknya, hidupnya, ketawa-ketiwi, proses finishing persiapan di detik-detik akhir, yang pasti seru dan mendebarkan. Wow! Wow! Wow! =') Saya percaya, proses persiapan teman-teman pasti luar biasa. Dan menguraikannya disini akan jadi kecil sekali, karena kita -saya-kamu- yang mengalami sendiri, pasti lebih berasa dan paham alasannya kenapa saya sebutnya luar biasa. =)  Saya percaya, besok pun pasti akan jadi kegiatan yang luar biasa. Keren! Menyentuh! Berkesan! Inspiratif! *ngebayanginnya aja,   bisa ikut semangat dan heboh sendiri gini, hahaha* Gak tahu deh, harus nulis apa lagi.. Hehehe.. Yang pasti, Selamat ya semuanya! *kok terharu, dan ikut deg2an gini ya..hehehe* Semoga Rainbowforpeace ini bisa jadi gerakan massal yang...

Nona Muda: Dongeng

Nona, sepertinya kamu salah membaca, Tentang kebanyakan dongeng putri dan kesatria. Tentang putri cantik dikutuk di kastil. Tentang putri tidur disihir di hutan. Menanti. Menunggu diselamatkan. Nona, sepertinya kamu salah membaca, Tentang kebanyakan dongeng putri dan kesatria. Tentang ksatria yang mau menebas pohon-pohon di hutan, menyebrangi lautan, menaiki bukit yang terjal, dan turun di lembah yang curam. Tentang ksatria yang akan menempuh segala halang rintang karena cinta. Apa begini yang kamu lihat di matamu? Si ksatria bergerak. Si putri tergerak. Si ksatria mau. Si putri menunggu. Hhh.. Nona, nona.. Ya.. Ya.. Ya.. Suara ya mengambang di udara. Nona, jangan kamu lupa, sisi-sisi ini dari dongengmu, Bukannya Cinderella mengambil resiko lari dari rumah, nekad ke istana? Bukannya Rapunzel menyiapkan diri, memasang strategi memanjangkan rambutnya? Bukannya Putri Duyung menukar suaranya demi menjadi manusia? Bukannya Klenting Kuning...

Quote: =)

Bad things don't erase good memories. Thinking about some of that, still make me smile. I thank you for that. -dari suatu blog-

Nona Muda: Calling

Nona muda ini hanya sedang ingin berkisah. Berceloteh tentang segala yang ia tak mampu jelaskan. Karena barangkali, memang tak perlu dan tak pernah butuh penjelasan. Anggap nona muda ini sedang sakaw. Lalu ingin meracau. Melontarkan ungkapan-ungkapan peluru yang memburu, atau sebenarnya ia sendiri buru. Ya. Nona muda ini hanya sedang menggila. Mengecap kemewahan. Bermain dengan pikirannya yang melayang kemana-mana. Walaupun ia sendiri sadar, Entah juga sebenarnya memikirkan apa. Terlalu penuh. Atau terlampau kosong sebenarnya. Ha ha ha. *dan di sini ia tertawa, tanpa ia pahami alasannya* Sederhananya, dalam segala ketidakmengertiannya. Tentang celoteh yang tak terjelaskan, tentang sakaw yang memburunya meracau, Tentang kegilaan yang membawanya melayang kemana-mana. Tentang semua itu, nona muda hanya sedang mau bertanya: Is it something that she can called as calling? Panggilan. Seperti medan magnet yang tiba-tiba menariknya, tanpa ia tahu, tanpa ia...