Mimpi ini, Realita Kita (part 1)
Jika
di malam hari saya tidur dengan perasaan gundah gulana, pagi harinya saya akan
punya cerita mimpi kreatif. Ya. Saya akan mimpi yang ceritanya sungguh absurd.
Campuran dari kejadian dan perasaan yang saya alami. Ditambah berita atau
tayangan televisi yang saya tonton. Plus impian atau pikiran imajinatif saya.
Apakah
ini hanya terjadi pada diri saya?
Atau
juga pernah/sering dialami pembaca juga?
Pagi
ini, Rabu 12 November 2014, adalah pagi dengan produksi mimpi yang absurd. Ya,
bangun-bangun tadi, saya tiba-tiba punya mimpi yang ceritanya masih terasa
jelas. Real. Nyata. Beneran.
Saya
mimpi kalau semalam saya pergi ke Banjarmasin yang settingannya seperti
Singapura. Tujuan saya kesana adalah ketemu pacar saya. Malangnya, ketika saya
kesana, ternyata pacar saya malah pergi dengan teman-temannya untuk acara HUT
kantornya. Alhasil, ditinggallah saya sendirian di kota itu selama masa
kunjungan itu. Cerita di mimpi itu, masa kunjungan saya ke Banjarmasin yang
settingnya seperti Singapura itu adalah 1 minggu.
Ngenes
banget ya kan rasanya jadi saya, udah jauh-jauh kesana niatnya ngapel pacaran,
eh malah ditinggalin.
Nyeseknya
di mimpi kebawa sampai dunia nyata. Tsah.
Berhubung
mau ga mau saya emang kudu di Banjarmasin yang seperti Singapura itu selama 1
minggu. Maka, saya pun tetap stay disana. Pacar saya pergi senang-senang dengan
teman-temannya. Saya menjaga kios jualan martabak manis miliknya. Ini gimana
ceritanya, tiba-tiba pacar saya punya kios martabak manis? Jangan tanya juga,
namanya aja mimpi, haha…
Sehari,
saya masih tahan jualan martabak manis. Tapi, lama-lama saya ngenes dan sebel
sendiri. Plus didorong nyesek dan kesepian, akhirnya di mimpi itu saya
diceritain jalan-jalan.
Jalan-jalannya
ke kolam renang yang ada kolam arusnya, waterboomnya, dan bahkan bom bom car
airnya.
Ternyata
di kolam renang itu, saya gak sengaja ketemu teman kuliah saya, yaitu genk
kupu-kupu.
Kami
main sebentar dan saya pun curhat sama mereka. Hingga kemudian, mereka tau-tau
udah lenyap aja. -.-
Saya
pun harus mengelilingi kolam renang itu sendirian. Dan, mencari kesenangan
sendiri, hingga saya gak sengaja ketemu Titi Kamal - Christian Sugiono dan
anaknya. Mereka kelihatan seperti sweet happy family.
Sekali
lagi, ini gak tau gimana ceritanya bahkan Titi Kamal dan suaminya yang
ganteng-ganteng idaman itu, bersedia hadir sebagai cameo di mimpi saya ini.
Ckckck…
Nah,
setelah saya bosan bermain di kolam renang, saya pun rencananya kembali ke
penginapan. Siapa menyangka, di penginapan di kota antah berantah Banjarmasin
seperti Singapura, lagi-lagi saya ketemu hal ajaib. Secara gak sengaja, saya
ketemu dengan teman SMA saya, sebut saja Gadi, Tum, dan Andrea. Mereka ternyata
kesana dalam rangka bisnis trip, Gadi dan Tum sebagai wartawan. Andrea ternyata
menjadi seorang blogger yang bisa bekerja sambil jalan-jalan kemana-mana. Dan,
mereka datang kesana bersama juga dengan Raditya Dika! Makin cool aja mimpi ini
ya, hahaha…
Singkat
cerita saya ngobrol-ngobrol dengan Andrea yang 7 tahun dalam kehidupan nyata
dan mimpi, sudah tidak pernah bersua saya lagi. Dengan rasa sirik, saya
bertanya pada Andrea dan Gadi yang kerjanya enak sekali. Gadi berhasil jadi
wartawan. Andrea bisa menjadi blogger detik.com yang bebas jalan-jalan dan
bekerja dimana saja.
Mimpi
ini diakhiri dengan saya makan bebek Sinjay di samping kolam renang bersama
Andrea dan Raditya Dika.
Lalu,
saya pun terbangun. Jam di Hp saya menunjukkan pk 05.23.
Sekarang
jam 07.45 saya duduk di teras rumah sambil sunbathing sambil ngetik.
Dan,
that's a real dream. Itu beneran mimpi saya semalam.
Tokoh
yang hadir bener-bener orang-orang yang saya pernah kenal atau minimal saya
tahu mereka beneran hidup di dunia yang nyata ini.
Dan,
yah, ini mungkin efek dari minidrama AADC di Line, bangun tidur tadi saya jadi
penasaran beneran dengan kehidupan nyata teman-teman saya sekarang itu.
Kepo
di twitter dan instagram mengetikkan nama mereka.
And,
they are look happy with their now life.
It's
good. Right?
;)
... masih to be continued ya...
Komentar
Posting Komentar