Jalan Kaki
Saya baru menyadari
kalo saya sudah lama tidak keluar kos
dengan jalan kaki.
Sambil cuek
menenteng payung, untuk hujan yang saya tunggu.
Tapi, malam ini
masih terlampau malu (atau angkuh?)
untuk berkunjung.
Saya baru menyadari
kalo saya sudah lama tidak keluar keluar kos dengan jalan kaki.
Menghidupi langkah
demi langkah yang saya tapaki.
Menyusuri kenangan.
Lalu, senyum-senyum untuk alasan yang cukup saya sendiri mengerti.
Saya baru menyadari
kalo saya sudah lama tidak keluar kos dengan jalan kaki.
Sekadar untuk
mencari penjual pulsa.
Dan tidak keberatan
untuk sedikit bersusah-susah mendapatkan kebutuhan saya.
Saya baru menyadari
kalo saya sudah lama tidak keluar kos dengan jalan kaki.
Menuruti spontanitas
yang menuntun saya berbelok ke warung kecil yang sudah sepi pengunjung.
Menyadari kesukaan
si penjual saat saya datang.
Menikmati saat-saat
seperti:
Menunggui makanan
dimasak, sambil melihat proses memotong sayurnya,
Mememarkan bawang
putihnya, dan bisa merasakan sensasi wangi bawang saat bersentuhan dengan
minyaknya.
Saya baru menyadari
kalo saya sudah lama tidak keluar kos dengan jalan kaki.
Merasakan sensasi
lucu, atas kebetulan disapa orang yang dikenal di tengah jalan.
Lalu, bisa pulang
mendapat tumpangan.
Saya baru menyadari
kalo saya sudah lama tidak keluar kos dengan jalan kaki.
Melambatkan langkah.
Memaknai hal-hal
kecil yang sederhana.
Dan, saya merasa
manusiawi.
Surabaya, 11/10/12
21.44
Komentar
Posting Komentar