Nona Muda: Dongeng
Nona, sepertinya
kamu salah membaca,
Tentang kebanyakan
dongeng putri dan kesatria.
Tentang putri cantik
dikutuk di kastil. Tentang putri tidur disihir di hutan.
Menanti. Menunggu
diselamatkan.
Nona, sepertinya
kamu salah membaca,
Tentang kebanyakan
dongeng putri dan kesatria.
Tentang ksatria yang
mau menebas pohon-pohon di hutan,
menyebrangi lautan,
menaiki bukit yang terjal, dan turun di lembah yang curam.
Tentang ksatria yang
akan menempuh segala halang rintang karena cinta.
Apa begini yang kamu
lihat di matamu?
Si ksatria bergerak.
Si putri tergerak.
Si ksatria mau. Si
putri menunggu.
Hhh.. Nona, nona..
Ya.. Ya.. Ya..
Suara ya mengambang
di udara.
Nona, jangan kamu
lupa, sisi-sisi ini dari dongengmu,
Bukannya Cinderella
mengambil resiko lari dari rumah, nekad ke istana?
Bukannya Rapunzel
menyiapkan diri, memasang strategi memanjangkan rambutnya?
Bukannya Putri
Duyung menukar suaranya demi menjadi manusia?
Bukannya Klenting
Kuning bertaruh nyawa pada ketam raksasa?
Saat itu, bahkan
Ande-ande Lumut amnesia lupa segala. Lupa dirinya. Lupa cintanya.
Nona,
Berhenti mematahkan mimpi-mimpi,
cita-cita, cinta-cinta,
Karena berbagai tapi yang kamu ciptakan sendiri.
Deep breathing,
Surabaya, 13
September 2012.
Komentar
Posting Komentar