Airport
Baiklah. Saya akan
mendedikasikan Minggu siang ini untuk sedikit corat coret tentang airport. It’s
maybe just saying. Jadi kepengen nulis tentang airport karena barusan BBM an
dengan teman kantor saya, yang barusan mengantar pacarnya ke airport. Balik lagi
hubungan jarak jauh, Balikpapan-Surabaya, setelah ‘cuma’ sempat ketemu 7 hari.
*Well. Pengen teriak
disini. Tujuh hari itu gak cuma, temanku sayang..*
“I hate airport.” Kata teman
saya.
Saya ngebaca statement itu
dengan senyum saja.
Saya beda pendapat soalnya.
I love airport. Buat mata saya yang minus lima ini, hehe, everything looks
beautiful in motion. Dan buat saya, di airport semua bergerak. Indah.
Saya suka airport. Berada
di tempat itu, bikin saya merasakan aura magis. Hehe. Yah. Itu tempat yang jadi
pertemuan berbagai gejolak perasaan. Perjumpaan. Perpisahan. Antuasiasme.
Kesedihan. Harapan. Petualangan. Rindu. Haru. Campur baur. Dan, saya suka aja
merasakannya. Make me feel so alive!
Feel it! Rasain aja, gimana hari Senin pagi airport
terasa cemberut dan bergairah di satu waktu. Rasain, gimana orang tampak begitu
tergesa-gesa. Berlari mengejar pesawat. Bisa kebayang deg-degannya mereka kan,
takut ditinggal terbang. =P
Rasain juga, gimana seorang ayah, dengan khawatir, melihat
papan petunjuk tentang status kedatangan pesawat. Barangkali pesawat putrinya delay
di kota lain begitu lama.
Rasain, waktu seorang ibu bertanya padamu, dengan
bingung, karena tidak tahu darimana bisa mendapat informasi dimana bisa
menunggu anaknya.
Feel it! Rasakan, saat seorang perempuan muda dengan
mata berbinar, berlari menyambut lelakinya di gerbang kedatangan. *trust me, it's very romantic. =P*
Rasakan, waktu orang yang
kamu sayangi, bergerak pelan-pelan dalam antrian, menyodorkan tiketnya pada si
petugas. Lalu, hilang, dari pandangan matamu. Kembali lagi ke tempat yang jauh. Feel it! :')
Buat saya, airport berarti
beragam emosi. Dan, walaupun gak semua emosi yang dicurahkan di tempat itu
adalah emosi yang menyenangkan, i don’t hate it.
I love it. Saya tetap suka
tempat penuh emosi itu. Hehehe.. =)
Bagaimana kamu? Apakah airport bagimu biasa saja,
atau istimewa?
Entahlah. Tidak ada
salahnya juga untuk menganggapnya sebatas persinggahan. Wilayah nol. Tempat
dimana perjalananmu dimulai, atau mungkin diakhiri.
(untuk kemudian dimulai kembali.)
(untuk kemudian dimulai kembali.)
Surabaya, 23 September 2012
Komentar
Posting Komentar