#23: Happy .. To Me (2)


#23

Kalau saya diberi kesempatan untuk merayakan ulang tahun saya, sekali lagi, hari ini..

Saya percaya ini bukan kebetulan.
Ini anugerah. Sebuah pengingat juga.
Saya ada karena cinta. Dan, sejauh dan sekencang apapun saya berlari hari-hari ini,
Saya tidak boleh lupa hal itu.



#23

 Orang tua saya dulu menyambut  dengan wajah berbinar.
Dan, saya percaya, sekarang pun juga. Masih sama, setiap saya pulang ke rumah.
Jika, kadang semua itu terasa seperti tersamar.

Maka, hari ini saya diingatkan, rasa acuh dan angkuh saya, bukannya kerap membutakan?


Doa mama, papa, dan adik-adik saya hari ini. Masih sesederhana tahun-tahun sebelumnya.

Selamat ulang tahun. Semoga sehat, sukses, dan bahagia.
*Ya. Ada variabel yang tahun ini ditambahkan mama. "Dapat jodoh yang baik ya, Nak.."
*Haha, amin, dan saya ketawa.*


 
#23

Kadang, saya merasa bahwa semakin dewasa, jalan yang harus dihadapi adalah jalan yang semakin sunyi.
Semakin sendiri.

Tapi, Lihat! Lihat!

Ucapan selamat yang mengalir, bahkan sejak dari kemarin. =P

Hadir dalam bentuk telepon, pesan singkat, serbuan pesan di facebook,

Pelukan rekan sekerja, doa yang dikirim sahabat.

*Terharu*

Jadi, barangkali sepi, yang belakangan hari menghantui, karena saya terlalu sibuk dengan diri sendiri.

Hari ini, saya sekaligus juga diingatkan, saya tidak pernah sendiri.

#23


Lalu, kamu.

Ya! Kamu yang membangunkanku di 23 yang baru.

Menyanyikan lagu. Menyiapkan kue coklat dengan lilin.

Seikat bunga yang cantik.

Saya habis kata. Terima kasih.


#23

Barangkali karena semuanya itulah manusia diberi kesempatan 1 kali setiap tahun.

Untuk tahu, selalu ada orang-orang yang mengingat keberadaannya dan mendoakan yang terbaik untuknya.


 
#23

happy ... to me.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Das Sollen vs Das Sein (1)

Main Kata (1) : MIMPI

Date a Girl Who Reads