Lelaki, Jika Saatnya Kamu Lelah
Lelaki,
jika saatnya kamu lelah,
Rebahlah dan
istirah.
Bahu perempuan ini
bukan bidang kokoh kekuatan.
Tapi, semoga disana,
kamu percaya selalu ada ceruk berbagi kegundahan.
Dada perempuan ini
bukan lebar jalan keluar.
Tapi,
semoga disana kamu masih menemukan
tempat untuk selalu pulang.
Tangan perempuan ini
gagu, gugup tidak tahu.
Apa yang harus ia
lakukan dari jauh.
Tapi, semoga kamu
tahu,
Saat tangan
tengadah,
Dalam doanya namamu selalu ada.
Semoga kamu
dimudahkan.
Semoga kamu beroleh kekuatan.
Menjadi bijak dalam
berpikir dan berbuat.
Dan,
langkah-langkahmu berkah bagi segala.
Lelaki,
Jika saatnya kamu
lelah,
Rebahlah dan
istirah.
Surabaya, 8 Maret
2013
Komentar
Posting Komentar