MUSIBAH DAN ANUGERAH
17 halaman pertama
di awal tahun ini sungguh berwarna. Huh hah..
Khususnya dalam 7
hari terakhir.
Dibilang kejadian
yang terjadi adalah musibah ya bisa.
Tapi kejadian yang
sama dimaknai sebagai anugrah pun bisa.
Batasnya sungguh
tipis.
Yang jelas 7 hari
ini adalah 7 hari yang adaaaaaaa aja. Iya.
Dimulai dari Sabtu
minggu lalu yang tiada angin dan hujan, tiba-tiba kepleset posisi yoga di depan
bilik ATM permata jingga. Alhasil, pinggang rada berasa begimana gtu.
Lalu, disusul esok
harinya, motor yang baru diservis dan diisi full tangki bahan bakarnya, kok
cepet banget abis.
Dan hasil
endus-endus adalah bensinnya bocor.
Belum selesai sampai
disana, si ASUS Zenfone 5 yang selama ini uda setia tahan banting bekerja
mencari nafkah di kancah online an tetiba ngelag.
Lelah ya kan 7 hari
ini. Adaaaa aja.
Dibilang 7 hari apes
mungkin juga bisa.
Tapi dibilang 7 hari
ini untung pun juga ga salah.
Apes dan untung adalah soal cara pandang. The art of
seeing life.
Dibilang apes ya
apes, kok mulai pinggang, motor, sampe handphone berbarengan ngehang nya.
Gara-gara pinggang
ga enak, jadi keluar duit buat ke tukang urut, jadi mesti ngecek ke dokter.
Kenapa? Karena aku parno takut kenapa-kenapa. Gara-gara ini juga, rencana
olahraga setiap hari jadi kepending dulu. Padahal uda nyari video panduan zumba
waka-waka di youtube. Gagal deh rencana. Apes? Hmm.
Dibilang apes ya
apes, motor si beauty, kok ndilalah padahal rajin nyervisnya kok bisa-bisanya
selang tangkinya bocor. Bensin merembes. Kudu ganti selang. Kudu pengeluaran
bertambah. Bensin yang harusnya 40rb buat 1 minggu, jadi hanya untuk 3 hari
aja. Belum lagi waktu sekian lama yang mesti dihabiskan buat nungguin di
bengkel. Apes? Hmm.
Dibilang apes ya
apes, tetiba Asus ngelag sejak hari Rabu sampai dengan sekarang hari minggu.
Mau buka instagram gak bisa. Upload gak pernah. Potensi sales yang hilang entah
berapa. Potensi grab follower yang mestinya dikerjakan dalam 1 minggu ini jadi
gak kegarap. Belum lagi mungkin jadi banyak yang cap olshop kurang bonafid dsb.
Masih ditambah stres psikologisnya tiada HP. Ditambah harus habis waktu ke
service center. Apes? Hmm.
Musibah beruntun.
Kesialan sambung menyambung. MUNGKIN IYA.
Tapi juga MUNGKIN
TIDAK. Jika mau mengubah sudut pandangnya.
Pinggang boleh
kecetit. Tapi toh kaki masih berfungsi dg baik. Tidak sampai harus terseok-seok
kesakitan. Barangkali hanya sedikit benturan yang mengakibatkan kaget dan
memar. Everything is okay.
Anugrah? Ya. karena
dengan demikian bisa merasakan bahwa orang tua masih perhatian. Kekasih masih
peduli. Dan belajar untuk lebih
hati-hati.
Selang bensin bolong
dan bocor. Bensin jadi habis banyak. Diam-diam mesti ganti selang dan
bolak-balik ke bengkel. Tapi toh masih berkendara dengan selamat. Everything is
okay.
Bayangkan jika
selang bocor ini tidak terdeteksi. Bensin berceceran dan mungkin ada yang iseng
merokok. Lalu buzz.. Who knows?
Anugrah? Ya. Karena
Tuhan masih melindungi.
Si ASUS ngelag. Ga
bisa login Instagram. Ga tau pelanggan yang ilang berapa. Ga tau sales yang
lost berapa.
Tapi toh orderan
masih ada. Rezeki masih diberi. Reseller masih semangat ngorder walaupun
melalui BB. Mungkin harus dengan begini, jempol jadi beneran istirahat. jadi lebih sehat dan gak cenut-cenut lagi,
karena gak hectic online terus.
Dan, lebih kreatif
dan pinteran dikit lagi. Jadi tau akses line lewat laptop. Jadi paham
instragram lewat laptop.
Anugrah? Ya. Karena
dalam kondisi minimalis begini, jalan masih selalu dapat ditemukan.
Klise ya? Mungkin iya. Mungkin tidak.
Tiap hari kita toh
sebenarnya menghadapi berbagai hal. Ada yang menyenangkan. Ada yang gak sesuai
harapan. Tapi barangkali dengan belajar bisa mengubah sudut pandang. Kita bisa
lebih bahagia dalam memaknai hidup ini.
Langit tidak selalu
biru. Kadang juga kelabu.
But, in the end,
everything is okay.
Komentar
Posting Komentar